Beranda > MASAIL FIQH, SEJARAH, UBUDIYAH > DALIL-DALIL SHOHIH MAULID NABI MUHAMMAD SAW

DALIL-DALIL SHOHIH MAULID NABI MUHAMMAD SAW

Pencinta bacaan Maulid Nabi Muhammad SAW sudah tumbuh subur sejak dulu, baik di Indonesia maupun di berbagai belahan dunia, seperti di Yaman, Hijaz, Irak, Iran, Palestina, Uni Emirat Arab, Maroko, Mesir, Libya, Sudan, Uzbekistan, Kazakhtan, Tajikistan, India, Pakistan, Malaysia, Brunai Darusssalam, Singapura dan kawasan rumpun melayu lainnya.

Perayaan hari kelahiran (Maulid) Nabi Muhammad SAW, baru terjadi pada permulaan abad keenam Hijriyyah. Para sejarawan sepakat bahwa yang pertama kali mengadakan adalah Raja Irbil di Irak, yang dikenal ‘alim, bertaqwa dan pemberani , yaitu : Raja Al-Mudzaffar Abu Sa’id Kukuburi bin Zainuddion Ali Buktikin ( w. 630 H / 1232 M).

Para Ulama dari kalangan shufi, fuqaha dan ahli hadits menilai perayaan maulid ini termasuk Bid’ah hasanah (Bid’ah yang baik), yang dapat memberikan pahala bagi yang melakukannya.

Arti Bid’ah menurut Bahasa yaitu : menciptakan dan membuat sesuatu tanpa contoh yang terdahulu.
Syeikh Izzuddin bin Abdussalam seorang ulama besar dalam Madzhab Syafi’i (w. 660 H) di dalam kitabnya Qowa’idul Ahkam, menerangkan : “Bid’ah itu adalah suatu pekerjaan keagamaan yang tidak dikenal pada zaman Rasulullah SAW”.

Menurut riwayat Abu Nu’aim, Imam Syafi’i berkata :
Bid’ah itu ada dua macam :

1. Bid’ah Hasanah (Bid’ah terpuji ) yaitu yang sesuai dengan Kitabullah, sunnah Nabi Saw, Atsar sahabat-sahabat dan Ijma’
2. Bid’ah Dlalalah (Bid’ah tercela) yaitu yang tidak sesuai atau menentang Kitabullah, sunnah Nabi Saw, atsar sahabat.

21 DALIL DALIL MAULID

===============
Yang pertama merayakan Maulid Nabi SAW adalah shahibul Maulid sendiri, yaitu Nabi SAW, sebagaimana yang disebutkan dalam hadits shahih yang diriwayatkan Muslim bahwa, ketika ditanya mengapa berpuasa di hari Senin, beliau menjawab, “Itu adalah hari kelahiranku.” Ini nash yang paling nyata yang menunjukkan bahwa memperingati Maulid Nabi adalah sesuatu yang dibolehkan syara’.

Banyak dalil yang bisa kita jadikan sebagai dasar untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.

PERTAMA,
peringatan Maulid Nabi SAW adalah ungkapan kegembiraan dan kesenangan dengan beliau. Bahkan orang kafir saja mendapatkan manfaat dengan kegembiraan itu (Ketika Tsuwaibah, budak perempuan Abu Lahab, paman Nabi, menyampaikan berita gembira tentang kelahiran sang Cahaya Alam Semesta itu, Abu Lahab pun memerdekakannya. Sebagai tanda suka cita. Dan karena kegembiraannya, kelak di alam baqa’ siksa atas dirinya diringankan setiap hari Senin tiba. Demikianlah rahmat Allah terhadap siapa pun yang bergembira atas kelahiran Nabi, termasuk juga terhadap orang kafir sekalipun. Maka jika kepada seorang yang kafir pun Allah merahmati, karena kegembiraannya atas kelahiran sang Nabi, bagaimanakah kiranya anugerah Allah bagi umatnya, yang iman selalu ada di hatinya? —)

KEDUA,
beliau sendiri mengagungkan hari kelahirannya dan bersyukur kepada Allah pada hari itu atas nikmat-Nya yang terbesar kepadanya.

KETIGA,
gembira dengan Rasulullah SAW adalah perintah Al-Quran. Allah SWT berfirman, “Katakanlah, ‘Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira’.” (QS Yunus: 58).

Jadi, Allah SWT menyuruh kita untuk bergembira dengan rahmat-Nya, sedangkan Nabi SAW merupakan rahmat yang terbesar, sebagaimana tersebut dalam Al-Quran, “Dan tidaklah Kami mengutusmu melainkan sebagai rahmat bagi semesta alam.” (QS Al-Anbiya’: 107).

KEEMPAT,
Nabi SAW memperhatikan kaitan antara waktu dan kejadian-kejadian keagamaan yang besar yang telah lewat. Apabila datang waktu ketika peristiwa itu terjadi, itu merupakan kesempatan untuk mengingatnya dan mengagungkan harinya.

KELIMA,
peringatan Maulid Nabi SAW mendorong orang untuk membaca shalawat, dan shalawat itu diperintahkan oleh Allah Ta’ala, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuknya dan ucapkanlah salam sejahtera kepadanya.” (QS Al-Ahzab: 56).

Apa saja yang mendorong orang untuk melakukan sesuatu yang dituntut oleh syara’, berarti hal itu juga dituntut oleh syara’. Berapa banyak manfaat dan anugerah yang diperoleh dengan membacakan salam kepadanya.

KEENAM,
dalam peringatan Maulid disebut tentang kelahiran beliau, mukjizat-mukjizatnya, sirahnya, dan pengenalan tentang pribadi beliau. Bukankah kita diperintahkan untuk mengenalnya serta dituntut untuk meneladaninya, mengikuti perbuatannya, dan mengimani mukjizatnya. Kitab-kitab Maulid menyampaikan semuanya dengan lengkap.

KETUJUH,
peringatan Maulid merupakan ungkapan membalas jasa beliau dengan menunaikan sebagian kewajiban kita kepada beliau dengan menjelaskan sifat-sifatnya yang sempurna dan akhlaqnya yang utama.

Dulu, di masa Nabi, para penyair datang kepada beliau melantunkan qashidah-qashidah yang memujinya. Nabi ridha (senang) dengan apa yang mereka lakukan dan memberikan balasan kepada mereka dengan kebaikan-kebaikan. Jika beliau ridha dengan orang yang memujinya, bagaimana beliau tidak ridha dengan orang yang mengumpulkan keterangan tentang perangai-perangai beliau yang mulia. Hal itu juga mendekatkan diri kita kepada beliau, yakni dengan manarik kecintaannya dan keridhaannya.

KEDELAPAN,
mengenal perangai beliau, mukjizat-mukjizatnya, dan irhash-nya (kejadian-kejadian luar biasa yang Allah berikan pada diri seorang rasul sebelum diangkat menjadi rasul), menimbulkan iman yang sempurna kepadanya dan menambah kecintaan terhadapnya.

Manusia itu diciptakan menyukai hal-hal yang indah, baik fisik (tubuh) maupun akhlaq, ilmu maupun amal, keadaan maupun keyakinan. Dalam hal ini tidak ada yang lebih indah, lebih sempurna, dan lebih utama dibandingkan akhlaq dan perangai Nabi. Menambah kecintaan dan menyempurnakan iman adalah dua hal yang dituntut oleh syara’. Maka, apa saja yang memunculkannya juga merupakan tuntutan agama.

KESEMBILAN,
mengagungkan Nabi SAW itu disyariatkan. Dan bahagia dengan hari kelahiran beliau dengan menampakkan kegembiraan, membuat jamuan, berkumpul untuk pengingat beliau, serta memuliakan orang-orang fakir, adalah tampilan pengagungan, kegembiraan, dan rasa syukur yang paling nyata.

KESEPULUH,
dalam ucapan Nabi SAW tentang keutamaan hari Jum’at, disebutkan bahwa salah satu di antaranya adalah, “Pada hari itu Adam diciptakan.” Hal itu menunjukkan dimuliakan-nya waktu ketika seorang nabi dilahirkan. Maka bagaimana dengan hari dilahirkannya nabi yang paling utama dan rasul yang paling mulia?

KESEBELAS,
peringatan Maulid adalah perkara yang dipandang bagus oleh para ulama dan kaum muslimin di semua negeri dan telah dilakukan di semua tempat. Karena itu, ia dituntut oleh syara’, berdasarkan qaidah yang diambil dari hadits yang diriwayatkan Abdullah bin Mas’ud, “Apa yang dipandang baik oleh kaum muslimin, ia pun baik di sisi Allah; dan apa yang dipandang buruk oleh kaum muslimin, ia pun buruk di sisi Allah.”

KEDUA BELAS,
dalam peringatan Maulid tercakup berkumpulnya umat, dzikir, sedekah, dan pengagungan kepada Nabi SAW. Semua itu hal-hal yang dituntut oleh syara’ dan terpuji.

KETIGA BELAS,
Allah SWT berfirman, “Dan semua kisah dari rasul-rasul, Kami ceritakan kepadamu, yang dengannya Kami teguhkan hatimu.” (QS Hud: 120). Dari ayat ini nyatalah bahwa hikmah dikisahkannya para rasul adalah untuk meneguhkan hati Nabi. Tidak diragukan lagi bahwa saat ini kita pun butuh untuk meneguhkan hati kita dengan berita-berita tentang beliau, lebih dari kebutuhan beliau akan kisah para nabi sebelumnya.

KEEMPAT BELAS,
tidak semua yang tidak pernah dilakukan para salaf dan tidak ada di awal Islam berarti bid’ah yang munkar dan buruk, yang haram untuk dilakukan dan wajib untuk ditentang. Melainkan apa yang “baru” itu (yang belum pernah dilakukan) harus dinilai berdasarkan dalil-dalil syara’.

KELIMA BELAS,
tidak semua bid’ah itu diharamkan. Jika haram, niscaya haramlah pengumpulan Al-Quran, yang dilakukan Abu Bakar, Umur, dan Zaid, dan penulisannya di mushaf-mushaf karena khawatir hilang dengan wafatnya para sahabat yang hafal Al-Quran. Haram pula apa yang dilakukan Umar ketika mengumpulkan orang untuk mengikuti seorang imam ketika melakukan shalat Tarawih, padahal ia mengatakan, “Sebaik-baik bid’ah adalah ini.” Banyak lagi perbuatan baik yang sangat dibutuhkan umat akan dikatakan bid’ah yang haram apabila semua bid’ah itu diharamkan.

KEENAM BELAS,
peringatan Maulid Nabi, meskipun tidak ada di zaman Rasulullah SAW, sehingga merupakan bid’ah, adalah bid’ah hasanah (bid’ah yang baik), karena ia tercakup di dalam dalil-dalil syara’ dan kaidah-kaidah kulliyyah (yang bersifat global).

Jadi, peringatan Maulid itu bid’ah jika kita hanya memandang bentuknya, bukan perincian-perincian amalan yang terdapat di dalamnya (sebagaimana terdapat dalam dalil kedua belas), karena amalan-amalan itu juga ada di masa Nabi.

KETUJUH BELAS,
semua yang tidak ada pada awal masa Islam dalam bentuknya tetapi perincian-perincinan amalnya ada, juga dituntut oleh syara’. Karena apa yang tersusun dari hal-hal yang berasal dari syara’, pun dituntut oleh syara’.

KEDELAPAN BELAS,
Imam Asy-Syafi’i mengatakan, “Apa-apa yang baru (yang belum ada atau dilakukan di masa Nabi SAW) dan bertentangan dengan Kitabullah, sunnah, ijmak, atau sumber lain yang dijadikan pegangan, adalah bid’ah yang sesat. Adapun suatu kebaikan yang baru dan tidak bertentangan dengan yang tersebut itu, adalah terpuji.”

KESEMBILAN BELAS,
setiap kebaikan yang tercakup dalam dalil-dalil syar’i dan tidak dimaksudkan untuk menyalahi syariat dan tidak pula mengandung suatu kemungkaran, itu termasuk ajaran agama.

KEDUA PULUH,
memperingati Maulid Nabi SAW berarti menghidupkan ingatan (kenangan) tentang Rasulullah, dan itu menurut kita disyariatkan dalam Islam. Sebagaimana yang Anda lihat, sebagian besar amaliah haji pun menghidupkan ingatan tentang peristiwa-peristiwa terpuji yang telah lalu.

KEDUA PULUH SATU,
semua yang disebutkan sebelumnya tentang dibolehkannya secara syariat peringatan Maulid Nabi SAW hanyalah pada peringatan-peringatan yang tidak disertai perbuatan-perbuatan mungkar yang tercela, yang wajib ditentang.

Adapun jika peringatan Maulid mengandung hal-hal yang disertai sesuatu yang wajib diingkari, seperti bercampurnya laki-laki dan perempuan, dilakukannya perbuatan-perbuatan yang terlarang, dan banyaknya pemborosan dan perbuatan-perbuatan lain yang tak diridhai shahthul Maulid, tak diragukan lagi bahwa itu diharamkan. Tetapi keharamannya itu bukan pada peringatan Maulidnya itu sendiri, melainkan pada hal-hal yang terlarang tersebut. [infokito]

disarikan dari kitab Sayyid Prof. Dr. Muhammad ibn Sayyid ‘Alawi ibn Sayyid ‘Abbas ibn Sayyid ‘Abdul ‘Aziz al-Maliki al-Hasani al-Makki (1365 H -1425 H)

About these ads
  1. Hendro
    18/06/2012 pukul 10:54 am

    Assalamu’alaikum wr wb, saya sdh baca seluruh artikel diatas, tetapi tdk ada satupun dalil shoheh yg menunjukan diperbolehkannya acara maulid, kutipan ayat Al-Quran yg di tulis tidak berkaitan dg Rasulullah saw (baca terjemah/tafsir ayat tersebut dr ayat sebelum & sesudahnya) ini lebih menunjukan kepada pembenaran bukan kebenaran apakah ini cerminan dr sebuah kepanikan?, sy juga suka menghadiri acara maulid untuk mengetahui lebih jauh tentang maulid tetapi dari setiap kali acara dan setiap Habib/ustad ternama yg menjadi pembicara mengatakan bahwa “ada dalil MAULID NABI MUHAMMAD SAW” tetapi tidak pernah ada penjabaran mengenai hadist/ayat yg berkaitan langsung yg membahas maulid. Menurut saya kalau mau jujur dan ingin mengikuti sunah nabi hidupkanlah puasa senin-kamis sebagaimana nabi menjalankannya untuk mempertingati hari kelahirannya bukan seperti peringatan maulid yg banyak dilakukan sekarang. Kalau alasannya utk mencintai Rasulullah saw, pertanyaannya lebih cinta mana kita dg para sahabat? yg hidup & berjuang bersama Rasulullah saw, susah senang bersama Rasulullah saw tetapi mereka tidak pernah merayakan maulid? tetapi mereka melaksanakan puasa senin-kamis… Wallahu’alam Bishawab

  2. 18/06/2012 pukul 12:06 pm

    Wa’alaikumsalam warahmatullahi wabarakaatuh,

    Terima kasih atas komentarnya. Dalil-dalil tersebut memang secara langsung tidak menyinggung tentangt maulid Nabi, tapi dalil tersebut secara eksplisit (secara tersirat) dibolehkannya memperingati Maulid Nabi. Dalil tersebut saya ringkas dari pendapat Sayyid Prof. Dr. Muhammad ibn Sayyid ‘Alawi ibn Sayyid ‘Abbas ibn Sayyid ‘Abdul ‘Aziz al-Maliki al-Hasani al-Makki (1365 H -1425 H). Dan saya tidak meragukan sama sekalipun tentang keilmuan beliau. Kalau puasa senin-kamis jelas itu merupakan sunnah Nabi SAW, tidak perlu diragukan. Sebagian besar ummat Islam beserta ulama-ulama yang masyhur keilmuannya sejak dulu sampai sekarang memperingati Maulid Nabi, dan saya sepakat diadakan Maulid Nabi dengan berbagai manfaat yang sangat besar yang dapat diambil dari peringatan tersebut, salah satunya timbul persaudaraan erat dan mengenalkan pribadi Nabi kepada generasi penerus.

    Pertanyaan saya, apakah ada dalil khusus yang melarang Maulid Nabi ?
    Kalau tidak ada dalil khusus yang melarang, berarti peringatan Maulid Nabi boleh dilaksanakan dan itu sudah dilakukan ribuan tahun.

    Masalah Anda tidak sepakat itu tidak masalah bagi saya dan lainnya. Yang penting mari kita saling menghormati keyakinan masing-masing, jangan saling menyalahkan dan mencap seseorang salah hanya karena tidak sependapat.

    Wallahu ‘Alam

  3. 05/11/2012 pukul 2:25 pm

    Apa bedanya Perayaan Maulid nabi SAW dengan perayaan Natal?
    sementara sepengetahuan saya yang doif ini Rasulullah SAW melarang umatnya untuk meniru-niru kebiasaan orang-orang kafir.
    pasti penulis lebih tau soal hadist nabi SAW yang melarang kita meniru kebiasaan oarang kafir.
    sementara selama hidupnya nabis SAW tidak pernah sekalipun merayakan hari ulang tahunnya.
    setau saya Islam haruslah dipahami sesuai dengan pemahaman Rasulullah SAW dan para sahabat, jadi jangan samakan hal-hal baru yang dilakukan di masa para sahabat itu sebagai bid’ah.
    kalau bicara Islam ya harus dengan dalil mas, soal memandang sesat pemahaman yang tidak sesuai dengan pemahaman Rasulullah & para sahabat itu adalah haq.
    bayangkan jika kita tidak menjaga kemurnian Islam, pastilah Islam akan seperti agama-agama lainnya yang dipenuhi dengan bid’ah-bid’ah.
    bukan tidak mungkin suatu hari nanti zikir akan digantikan dengan lagu-lagu pujian, bacaan sholat bisa diganti dengan bahasa Indonesia karena tidak ada dalil yang melarang itu karena dalilnya cuma ‘Sholu kama roaitumin usholi’.
    intinya sih, mari kita sama-sama belajar bahwa lebih banyak hal-hal sunnah yang ditinggalkan sementara kita sudah sibuk dengan mencari-cari dalil untuk hal-hal bid’ah yang kita anggap baik, karena belum tentu hal-hal yang kita anggap baik itu baik menurut Allah juga sebaliknya.
    Walahu a’lam bisowab.

  4. Andy ahli bid'ah hasanah
    16/12/2012 pukul 2:54 pm

    jelas beda antara MAulud dan natal…
    Maulud qt gembira dengan lahirnya Rahmatan Lil ‘aalamiin..
    qt gembira akan lahirnya NABI terkahir(NABI BUKAN TUHAN) yg akan memperbaiki umat jahliyah…seperti gembiranya Abu Lahab yg sudah tdk diragukan lagi kekafiranya dan PASTI msuk neraka…dan abu lahab bergembira dengn lahirnya RAsul dngn memerdekakan BUDAKNya…ia mndapat keringannn siksa pda hri senin dmn Rasul di lahirkan….
    sedangkan natal kaum kristen mngatakan bahwa lahirnya sang juru selamat sbg anak tuhan…..seudah jelas perbedaan Natal dan maulud…
    apa sma NAbi sengn anak tuhan?
    Maulid Nabi  menurut Ibn Taimiyah :
    “Mengagungkan maulid dan menjadikannya sebagai hari raya setiap musim, dilakukan oleh sebagian orang, dan ia akan memperoleh pahala yang sangat besar dengan melakukannya karena niatnya yang baik dan karena mengagungkan Rasulullah  sebagaimana telah aku sampaikan.” (Ibn Taimiyah, Iqtidha’ al-Shirath al-Mustaqim, hal. 297).
    silahkan liat sendiri referensi nya…tu dri ibn taimiyah imam rujukan kaum anti maulud..
    syukron…….

  5. ahli hasanah
    29/12/2012 pukul 9:46 pm

    @hendro dan warih kusumo, lo jgn sok pintar dan sok tau tentang maulid, kalo tdk suka jgn mencaci, dasar lu aceng (aliran celana ngatung), makanya belajar yg bener jgn cuma baca buku doang

  6. Al
    17/01/2013 pukul 9:48 pm

    Saudara2 yg ndak faham peringatan maulid ndak apa2 toh ndak ada ruginya buat sampean, sama kalo sampean kepingin tau artinya awal surah baqarah, alif lam mim, kalo ngajinya masih sebatas tekstual jangan banyak protes wes, lbh baik ikuti aja kebiasaan ulama2 salaf, biar slamet, ok?

  7. 21/01/2013 pukul 6:20 pm

    Pendapat ibnu Taimiyah tentang perayaan maulid bisa di baca pada link berikut : http://syaikhulislam.wordpress.com/2010/02/16/distorsi-pendapat-ibnu-taimiyah-tentang-maulid-nabi/
    Semoga kita di berikan hidayah dalam memahami dan menjalani agama Allah swt. InsyaAllah amin.

  8. 22/01/2013 pukul 4:23 pm
  9. 23/01/2013 pukul 2:48 pm

    salam sejahtra Indonesiaku,, Para Ustaz/ Para2 pendialoK tENTANG Maulid. knp Tentang Maulid Yg dibicarakan? para Ustaz2 taukah anda Bahwa Di Indonesia skrg di landa bermacam2 agama, truamanya Aliran Sesat… knp para Ustaz tidak Membicarakan Tentang itu?

  10. Rudianto
    23/01/2013 pukul 7:17 pm

    Permasalahannya adalah : Apakah Nabi SAW pernah melakukan ritual Maulid Nabi?
    Mohon tanggapannya karena saya masih belajar.

  11. mazguru
    25/01/2013 pukul 8:22 am

    Kalau alasannya Nabi Muhammad SAW tidak pernah mengerjakan (Maulid Nabi), jadi itu kemudian diharamkan? Maka sekarang haramkan saja umrah di bulan Ramadhan. Kan Nabi gak pernah mengerjakan

    Makanya kalau mau belajar agama Islam, cari guru yang sanadnya bersambung sampai KAnjeng Rosul, jangan berguru sama Mbah Google

  12. Andy Ahli bid'ah HASANAH
    25/01/2013 pukul 2:25 pm

    Tidak Pernah Dilakukan Zaman Nabi Atau Sohabat dan Diatara orang yang mengatakan maulid adalah bid’ah adalah karena acara maulid tidak pernah ada di zaman Nabi, sahabat atau kurun salaf. Pendapat ini muncul dari orang yang tidak faham bagaimana cara mengeluarkan hukum(istimbat) dari al-Quran dan as-Sunah. Sesuatu yang tidak dilakukan Nabi atau Sahabat –dalam term ulama usul fiqih disebut at-Tark – dan tidak ada keterangan apakah hal tersebut diperintah atau dilarang maka menurut ulama ushul fiqih hal tersebut tidak bisa dijadikan dalil, baik untuk melarang atau mewajibkan. Sebagaimana diketahui pengertian as-Sunah adalah perkatakaan, perbuatan dan persetujuan beliu. Adapun at-Tark tidak masuk di dalamnya. Sesuatu yang ditinggalkan Nabi atau sohabat mempunyai banyak kemungkinan, sehingga tidak bisa langsung diputuskan hal itu adalah haram atau wajib. Disini akan saya sebutkan alasan-alasan kenapa Nabi meninggalkan sesuatu:

    Nabi meniggalkan sesuatu karena hal tersebut sudah masuk didalam ayat atau hadis yang maknanya umum, seperti sudah masuk dalam makna ayat :”dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan”(QS. Al-Haj:77). Kebajikan maknanya adalah umum dan Nabi tidak menjelaskan semua secara rinci.
    1.Nabi meninggalkan sesutu karena takut jika hal itu beliu lakukan akan dikira umatnya bahwa hal itu adalah wajib dan akan memberatkan umatnya, seperti Nabi meninggalkan sholat tarawih berjamaah bersama sohabat karena khawatir akan dikira sholat terawih adalah wajib.
    2.Nabi meninggalkan sesuatu karena telah menjadi adatnya, seperti di dalam hadis: Nabi disuguhi biawak panggang kemudian Nabi mengulurkan tangannya untuk memakannya, maka ada yang berkata:” itu biawak!”, maka Nabi menarik tangannya kembali, dan beliu ditanya:” apakah biawak itu haram? Nabi menjawab:”tidak, saya belum pernah menemukannya di bumi kaumku, saya merasa jijik!”(QS. Bukhori dan Muslim) hadis ini menunjukan bahwa apa yang ditinggalkan Nabi setelah sebelumnya beliu terima hal itu tidak berarti hal itu adalah haram atau dilarang.
    Dan Allah berfirman:”. apa yang diberikan Rasul kepadamu, Maka terimalah. dan apa yang dilarangnya bagimu, Maka tinggalkanlah. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah amat keras hukumannya”.(QS.Al Hasr:7) dan Dia tidak berfirman dan apa yang ditinggalknya maka tinggalkanlah. Maka dapat disimpulkan bahwa “at-Tark” tidak memeberi faidah hukum haram, dan alasan pengharaman maulid dengan alasan karena tidak dilakukan Nabi dan sahabat sama dengan berdalil dengan sesuatu yang tidak bisa dijadikan dalil!
    syukron..

  13. mr.been
    30/01/2013 pukul 1:29 pm

    sholluu alarosuul ya mu’miiin……

  14. muhibban fi maulid
    03/02/2013 pukul 3:46 pm

    hidup maulis rasulullah…… allahumma shally ala sayyidina muhammad wa ala alihi wa shohbihi

  15. M.Supriyanto
    07/02/2013 pukul 2:26 pm

    Kelompok salafi wahabi adalah boneka kafir yahudi, untuk menghancurkan islam dari dalam. Mereka dengki dan iri pada Nabi dan orang yang mengagungkan Nabi. Maka apapun bentuk kegiatan Islam yang akan mengharumkan nama Nabi seperti Peringatan Maulid Nabi SAW. pasti akan mereka bid’ahkan karena kalau Nama Nabi di agungkan pasti Islam akan terus Jaya. Kalau Islam Jaya maka Iblis dan Kafir Wahabi akan menangis..
    Wss. M.Supriyanto

  16. 11/02/2013 pukul 4:06 pm
  17. ichal cinta rasulullah
    18/02/2013 pukul 11:22 pm

    Astagfirullah aladziem…..saudaraku…msih bnyak yg lbih penting utk dibhas drpd maulid…bukankah ukhuwah islamiyyah lbih pokok….klo anda tdk suka mkan roti maka jngan kau usik org yang suka roti….

  18. suryadi
    11/03/2013 pukul 10:53 pm

    Nabi Muhammad SAW adalah penyempurna dan penutup. maka segala hal2 ttg ibadah mulai dari yg wajib smp sunnah telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW. artinya tidak ada lagi ibadah2 lain selain apa yang telah Beliau contohkan. Maka, bukan mengatakan apakah boleh mengikuti Ibadah yg belum dicontohkan oleh Rasulullah dan sahabat tapi apakah boleh kita mengikuti apa yg tidak dicontohkan oleh Rasulullah? perlu diingat bahwa Beliau ada penutup dan penyempurna Ibadah tidak ada lagi ibadah yg lain.

  19. 07/05/2013 pukul 6:20 am

    This piece of writing will help the internet users for
    creating new website or even a weblog from start to end.

  20. 07/05/2013 pukul 8:37 pm

    Hello there! This is my first comment here so I just wanted to give a quick shout out and tell you I genuinely enjoy reading through your posts.
    Can you recommend any other blogs/websites/forums that deal with the same topics?
    Thanks a lot!

  21. 09/05/2013 pukul 6:37 pm

    assalamu” alaikum wr.wb. maaf sebelumnya ada orang membenci dan menghina nabi anda marahnya luar biasa, demontrasi dimana-mana…,:- Tapi giliran ada orang yang mencintai nabi dan memuliakan Nabi anda juga tidak suka, mencela dan menyalahkan bahkan membenci….. terus MAUNYA YANG MANA ???????????? sebenarnya posisi anda dimana sih ?!!!!!! gak jelas

  22. bung_kusan
    28/05/2013 pukul 7:35 pm

    assalamu’alaikum wr. wb.
    karena pembahasan ini cukup menarik, mohon izin saya mau ikut komen..
    tentang merayakan maulid Nabi Muhammad SAW, saya pikir kembali ke prinsip, bahwa selama tidak ada larangan, diperbolehkan.selama tidak ke arah yang dilarang.contohnya: mengajak pada permusuhan saat ceramah dll.
    namun, jangan juga dijadikan sesuatu yg wajib (harus dilakukan) maksudnya berdosa jika tidak dilakukan. dan harus diingat, karena zaman ketika Nabi SAW masih hidup tidak ada peringatan maulid, maka perlu juga dipertanyakan juga tentang hadist mengenai maulid yg sering diutarakan.
    peringatan maulid yang paling terkenal (bukan yg pertama dari sejarah yg saya baca dari internet.maaf, saya lupa linknya) adalah saat Salahuddin al-Ayyubi ingin menyemangati para pasukan muslimin saat perang salib.
    Jadi, inti dari peringatan maulid Rasulullah adalah mengembalikan ingatan-ingatan kita kepada sejarah perjuangan Rasulullah SAW dan kemudian menjadi penyemangat kita untuk beribadah.
    Hingga ada seorang ustadz yang menyindir, “Apakah setelah perayaan Maulid dilaksanakan, shalat shubuh di masjid jadi ramai seperti shalat jum’at?”
    maka patut juga dipertanyakan kepada diri-diri kita, apakah kita setelah memperingati maulid Rasulullah SAW ada peningkatan amal-amal kita?dari segi kualitas ataupun kuantitas?adakah peningkatan??

    mohon maaf jika ada hal yg kurang berkenan..
    saya sendiri masih belajar..

    kepada pak Heru Suseno,S.Pd
    minta izin untuk download media pembelajarannya..
    karena saya sendiri masih belajar untuk menjadi guru fisika yang baik dan benar..

    salam cinta dari saudara seiman..
    mari jalin ukhuwah islamiyah tanpa merisaukan perbedaan..
    karena kita sama-sama Muslim..
    dan masalah amal, kembali kepada diri masing-masing..

    Wassalamu’alaikum wr.wb.

  23. Anggoro
    29/06/2013 pukul 12:17 pm

    Aslmkm wr.wb maaf saudara-saudara..saya mualaf, dlm hal ini sharusnya kalian jadi panutan buat sy, ilmu agama kalian kan jauh lbh tinggi dari kami, ayo donk ga usah marah, benci, sombong dan menuduh, ( maaf bagi yg merasa aja hlo..) hati-hati..dlm penyebaran islam ada penyusup yg istilah saya ” legion” anti islam, pengadu domba..( bagi yg ngerasa cpetlah insyaf), terus terang waktu saya masih non muslim dulu sy blajar agama islam kemana mana, dah dikatain kafir lah najislah..kalo tidak itu ya sesama muslim yg menjelekkan muslim yg lain..merasa sok bener sndiri dengan ilmu yg dia punya, sy benci orang-orang yang seperti itu..padahal sy liat tu orang msh percaya ama cermin kalo mau ktemu orang apa mau pergi, baru bisa PD kalo bercermin dulu, Pdhl cermin yg dia percaya tuh kan bisa mbalikkan mata tangan dll, dari kiri jadi kanan? Ha ha ha, lalu saya tinggalkan ajah, krn hati sy kok ga enak mau blajar ma orang bgituan, alhamdulillah karna salah satunya adalah peringatan maulid Nabi itulah sy jadi giat, merinding, stiap denger suara orang berdzikir dan sholawatan, cerita-cerita ttg Nabi SAW, suri teladannya dll, motor ini rasanya kok pengen belok aja ksitu..eh..tau tau dah di tengah acara, he..e. Bgitu dengar pujian, lantunan pada Allah dan Nabi SAW yang menggetarkan hati saya, merinding sluruh badan saya..dan seolah olah ada panggilan dari kekuatan yang Maha Besar, Allahu akbar, saya menangis..sungguh indah..bumi serasa melebar, smua beban rontok dari dada ini, hadirin pun dengan hati yg terbuka menerima kehadiran sy, sungguh tulus senyum mereka, tdk spt yg laen-laen yg penuh curiga..lalu meluncurlah kalimah syahadat dari bibirku…inilah majelis yang aq rindukan, dengan kemasan dakwah seperti maulid non muslim trtama mereka yg suka memuji tuhannya dgn berirama pasti tertarik masuk islam, krn kbiasaan sy dulu wktu non pun jg bgitu, bisa larut, merasuk, tdk merasa asing..sy cm yakin jika Allah SWT brkehendak, Apapun itu maka jadilah..kalo saya sadar betul kok, nulis ejaan Indonesia aja belum bisa becus, apalagi ilmu agama hadew-hadew..yg jelas saya cuma pengen kasih saran, kalian yg muslim adalah kakak kelas bagi kami para mualaf, jadilah contoh, bijaklah dalam sgala hal, sabar, tenang dan rukun….jangan gampang terprovokasi, mohon dimaafkan jk ada kata yg kurang brkenan, jk waktunya hati seseorang dibuka oleh Allah SWT apakah qt yg hambaNYA tdk ikut bersuka cita, dimanapun dlm hal apapun? Smoga kita yg muslim smua diampuni sgala dosa-dosa kita oleh Allah SWT..selamat dunia akherat..yg blm dapat taufik dan hidayah ya smoga cpet dapet..wasslkm wr.wb

  24. albangkalany
    21/07/2013 pukul 11:37 pm

    wkwkwkwkwkwkwkwkwkk…ummat suul adab…klahiran nabix kok d protes…heraaanm deeeehhh…:-D

  25. 24/07/2013 pukul 11:08 am

    Have you ever considered writing an e-book or guest authoring on
    other blogs? I have a blog based upon on the same subjects you discuss and would love to have you
    share some stories/information. I know my viewers would value your work.
    If you are even remotely interested, feel free to send me an e-mail.

  26. 24/07/2013 pukul 6:37 pm

    Hi there great blog! Does running a naruto blog like
    this require a great deal of work? I’ve absolutely no understanding of coding but I was hoping to start my own blog in the near future. Anyhow, if you have any ideas or techniques for new blog owners please share. I understand this is off subject but I simply needed to ask. Thanks a lot!

  27. 02/08/2013 pukul 9:13 pm

    Hello there! This is my first visit to your blog! We are a collection
    of volunteers and starting a new initiative in a community in the same niche.
    Your blog provided us valuable information to work on.
    You have done a extraordinary job!

  28. agus
    11/01/2014 pukul 1:56 pm

    asw ada ga dalil ttg bidah hasanah.

  29. 12/01/2014 pukul 2:14 pm

    Despite the fact that hack tool is restricted to 394 users, this is Flammy,
    and welcome to part one of my brand minecraft free download new Letís Play series.
    And zero trophies, as you can see it’s all advertised. She does this
    kind of thing although the Mario and Sonic games show it’s absolutely possible which Paananen suggests
    is often due to” short-term thinking” relating to financial goals.
    The Clash Of The Clans Cheats and Tricks which will help a lot.
    What markets is the business looking to operate in, both
    in terms of geography.

  30. Kardinal
    14/01/2014 pukul 8:43 pm

    Asw…sebaiknya jngan saling mencari ksalahan seorang krna ktdak fahaman kta tentang sejarah..

  31. Normansyah
    17/01/2014 pukul 5:36 am

    subhanallah…. paparan yang luar biasa… semoga Allah merahmati kita semua dengan seringnya memperingati maulid Nabi Muhammad SAW, kalau ada yang tidak mau ikut nggak apa-apa yang penting tidak mengganggu saudaranya sedang bermaulid.. ana jadi bertambah semangat untuk melantunkan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW…. Shollu ‘alan Nabi…

  32. 18/01/2014 pukul 12:58 am

    Gk Mungkin lah Baginda Rasul bawa” sahabat untuk mengagungkan diri Beliau… cmn sii umat aj menunjukan rasa bersyukurnya thdp pemimpin yg Dicintainya..pake sayidina aja diributin dibilang nambah”in,, cb aja loe sama bapak loe panggil nama doank,gmana? kan Adienul Adab…gk usah ngorek” Maulid klo ente gk sepaham… Nie Bid’ah yg jelas,, tokoh” sii anak kecil suka banget pake peci hitam klo sholat pdhal jelas” Baginda Rasulullah senang warna yg Putih dan Hijau…trus ttg haul.. gra” cmn 3 perkara(ilmu yg bermanfaat,,amal zariah, dan anak yg shaleh) ngejudge org diharamin,, pdhal di ayat lain Allah menyerukan untuk mendoakan sesama muslim sampe liang lahat,, klo cmn make 3 perkara,, kenapa loe sholat jenazah masih manggil jamaah yg lain,, knpa gk anaknya aja…!!! apa gk munafik ntuuu,, Intinya Ahlusunnah dgn faham yg lain ud beda i’tikad,, jd gk usah koar” menyalahkan drpd ntr perang beneran

    Penilaian kebenaran sempurna hanya milik Allah SWT klo ente” penolak Maulid yakin sama ajaran loe” pade pakee gk usah ngurusin org lain, ntr keliatan aja klo ud mau Koid… klo anteng Alhmdulillah…. klo Blingsetan yaa tanggung aj Ndiriii wkwk

    (by Pecinta Maulid_South Borneo)

  33. 28/01/2014 pukul 11:36 pm

    You are really going to be another important mission.
    However, free psn codes purchasing collector editions of
    classic videogames. Why is it sopopular? Enjoy and Happy Gaming!
    Both are available with big titles like Street Fighter HD and Mega Man.
    The gaming consoles are hitting the market with the system.
    However, these gaming consoles are coming at reasonable price.
    No You can customize their look, and from video game writers to
    video game fans, just about everyone regardless of age are getting stuck in!

  34. Zulkarnaen Anas Attamimi
    08/02/2014 pukul 12:33 pm

    dalil dari masalah dibolehkannya merayakan maulid tidak ada yang ilmiah sama sekali.., Islam ini agama yang Ilmiah yang segala sesuatunya disandarkan kepada Ilmu yaitu Alqur’an wa Sunnah rosul, Allahu Musta’an..

  35. elin
    28/02/2014 pukul 9:00 pm

    Kalau pendapat saya, sunnah Rasul SAW aja banyak yg tidak bisa kita kerjakan/amalkan, mending kalau amalan itu diterima seperti yg tertuang dlm hadits ahmad dan muslim Nabi bersabda “barangiapa yg beramal dg sesuatu amalan yg tidak ada perintah kami, maka dia tertolak” dan lihat pula firman Allah dlm QS Al Ahzab (33):21 “Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dst….” jadi cukup itu saja yg jadi pegangan kita

  36. 08/04/2014 pukul 9:56 am

    My brother suggested I may like this website.
    He was once totally right. This post truly made my day.
    You cann’t consider simply how much time I had spent for this info!
    Thank you!

  37. 14/06/2014 pukul 5:02 am

    I pay a quick visit daily a few websites and information sites
    to read content, however this webpage presents feature based posts.

  38. 25/06/2014 pukul 9:58 pm

    I seldom comment, but i did some searching and wound up here DALIL-DALIL SHOHIH MAULID NABI MUHAMMAD SAW |
    MAZGURU. And I actually do have 2 questions for you if you usually
    do not mind. Could it be simply me or does it give the impression like a few of these remarks look like
    coming from brain dead folks? :-P And, if you are posting on additional online sites,
    I’d like to follow everything fresh you have to post.
    Would you list of the complete urls of all your social sites like
    your linkedin profile, Facebook page or twitter feed?

  39. 03/08/2014 pukul 4:37 am

    This mustn’t be mixed up with this dealer. Changing
    how you are a little about how to buy the product. Regardless of even though neither the depth gold ira rollovers and transparency.
    Gold priceThe most important deciding factors for
    his success program at just what primary guidelines that one has
    visited the area will be flocking to gold. Ask
    me how you got it. For proper and modern means of investment that offers no customization. Shopping At
    Internet RetailersThere are many retail outlets have on gold ira rollovers the website below.

  40. 05/08/2014 pukul 7:10 am

    Who will be going on all around Honolulu, it will not enable underage to limousine
    service smoke cigarettes, drink, cold champagne, television, etc.
    This is also perfect for wedding ceremonies, for sure what you can do
    so, limousine service.

  41. 05/08/2014 pukul 6:22 pm

    They are indeed a high limousine service ranking officials.
    But if you wish to celebrate you venue with luxury and style whilst savoring their romantic wedding experience.

    Your whole family group or family members in the eyes turn towards the
    wedding ceremony. Costume slightly, steer clear of deafening actions or perhaps video player.
    It is a very good professional people.

  42. 06/09/2014 pukul 7:13 pm

    Hi I am so thrilled I found your website, I really found you by error, while I was looking on Yahoo
    for something else, Regardless I am here now and would just like to say
    thanks for a incredible post and a all round thrilling blog (I
    also love the theme/design), I don’t have time to browse it
    all at the moment but I have bookmarked it and also included your RSS feeds, so when I have time I will be back to
    read much more, Please do keep up the fantastic b.

  43. Hudan
    10/12/2014 pukul 1:38 am

    Assalamualaikum

    Buat yg anti maulid..
    Antum belajar lagi yg banyak.. Jgn cuma blajar ngaji dr Terjemahan atau Intenet.. gak usah Debat tentang Maulid.. Gak ada habisnya… Susah jelasin ke antum tntang Maulid klo gak Ngaji bener2.. Klo Peringatan maulid gak diridhoi Allah.. Dr dulu udah ilang tuh Peringatannya.. Lah trus knpa sekarang makin ramai… ???

    Buat yg istiqomah memperingati Maulid..
    Semoga kelak kita dapat Syafa’at dr Sayyidina Rosulullah SAW.

    Wasalamualaikum

  1. No trackbacks yet.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 41 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: